Games

View All

Pictures

View All

Slider

Video

Latest News

Technology

View All

Label

Blogroll

Wisata Indonesia

Wisata Asia

Wisata Amerika

Wisata Australia

Selasa, 10 November 2015

Green Canyon, Manjakan Wisatawan Dengan Pesonanya

Alam memang selalu menyajikan pemandangan yang menakjubkan bagi manusia. Pemandangan alam menjadi salah satu tujuan untuk objek wisata. Salah satu objek wisata yang harus dikunjungi untuk adalah Green Canyon.

Green Canyon adalah sebuah pemandangan ngarai hijau yang terdapat di Jawa Barat tepatnya di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran. Apa saja keindahan yang disajikan dari objek wisata yang satu ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang dari Perancis pada tahun 1993. Namun, orang Sunda lebih akrab menyebutnya dengan sebutan Cukang Taneuh yang artinya Jembatan Tanah. Nama Green Canyon ini juga merupakan pelesetan dari nama Grand Canyon yang ada di Colorado, Amerika Serikat.

Untuk mencapai Green Canyon dari dermaga Ciseureuh, Anda harus menempuh perjalanan selama 30 sampai 45 menit dengan menggunakan perahu kayu modern yang juga sering disebut dengan ketinting. Tarif per orang untuk ketinting ini adalah 75.000 Rupiah dengan daya tampung maksimal lima orang dan beroperasi mulai pukul 7.30 sampai 16.00 WIB.


Ketinting ini akan membawa Anda menyusuri sungai. Sepanjang perjalanan nantinya Anda akan disuguhi oleh pemandangan pohon-pohon yang menjulang di sepanjang tepi sungai dan dan disambut deangan air terjun dari sisi tebing.

Tidak hanya itu saja, selama perjalanan anda juga akan dimanjakan dengan warna air sungai nan hijau yang mampu merilekskan fikiran. Anda dapat berjalan-jalan menyusuri gua dengan stalaktit dan stalagmit yang meneteskan air. Selama perjalanan di atas ketinting, Anda juga bisa menikmati suara gemuruh air yang berjatuhan di tebing serta melihat beberapa satwa di sekitar sungai.

Bagi anda yang menyukai tantangan bisa terjun ke sungai dari batu yang berketinggian 5 meter ataupun melakukan atraksi memanjat tebing. Namun bagi anda yang suka ketenangan, bersampan  sambil memancing akan menjadi pilihan yang menyenangkan.

Demikian salah satu kekayaan wisata alam Indonesia yang ada di Jawa Barat. Terus lestarikan kekayaan alam kita dan jaga selalu pesona keindahan yang telah dipancarkan.

Senin, 09 November 2015

Pesona Air Terjun Moramo, Hipnotis Wisatawan

Indonesia kaya akan sumber daya alam yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke. Tidak heran jika wisata Indonesia banyak dikagumi dan dikunjungi para wisatawan baik dari dalam ataupun luar negri. Bukan hanya daratan Indonesia saja yang mampu menghipnotis para wisatawan, perairan pun seperti sungai-sungai dan air terjun pun juga memiliki pesona yang sangat besar.

Salah satu pesona tersebut adalah air terjun yang berada di sungai Biskori. Air terjun tersebut bernama air terjun Moramo yang terletak di Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa Kabupaten Konawe Timur, Kendari Sulawesi Tenggara.

Pada awalnya, air terjun Moramo ditemukan pada tahun 1980 oleh salah seorang transmigrasi asal pulau Jawa yang sedang berburu dan memasang jerat anoa. Namun, pada tahun 1990 tempat ini mulai digunakan sebagai tempat wisata.

Di sepanjang perjalanan menuju air terjun Moramo ini, Anda akan menemukan bentangan alam yang luas nan hijau dan diperkirakan usianya mencapai ratusan tahun. Kondisi jalan yang sangat sedikit menanjak dan licin menjadi suatu tantangan tersendiri bagi wisatawan.

Air terjun yang memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian pertingkatnya mencapai 100 meter ini meluncurkan air jernih ke setiap tingkatnya yang disertai dengan suara gemircik dan menciptakan suatu harmoni alam yang membuat suasana hati menjadi tentram.

Di samping tujuh tingkatan utama, air terjun Moramo ini memiliki 60 tingkatan kecil yang sekaligus berfungsi  sebagai tempat penampungan air seperti kolam air. Dari sekian banyak kolam air tersebut, hanya satu yang bisa dimanfaatkan untuk berenang, yakni kolam air yang yang terleak di tingkat ke dua dari tujuh tingkatan utama air terjun Moramo.

Konon air terjun Moramo yang terlatak di sungai Biskori ini dipercaya menjadi tempat mandinya para bidadari yang turun dari kayangan. Selain itu, di kawasan letaknya air terjun Moramo ini juga merupakan habitat yang ideal bagi beraneka burung, kupu-kupu bewarna warni, dan satwa lainnya. Tentu saja keindahan panorama alam, air terjun, kicauan burung yang bersahutan dan berpadu dengan tarian kupu-kupu menjadi daya tarik kawasan air terjun Moramo ini.

Pesona lain yang diberikan oleh air terjun ini adalah bebatuan yang membentuk tingkatan. Meskipun terus dialiri air, batu tersebut tidak licin, sehingga para wisatawan yang berkunjung ke lokasi dapat mendaki sampai ke puncak. Bebatuan itu akan lebih memperlihatkan pesonanya ketika sinar mentari dapat menyentuhnya.

Bebatuan tersebut akan memancarkan kilauan warna-warni yang didominasi oleh warna hijau yang begitu indah. Warna-warni tersebut juga terllihat menari-nari ketika dibuai lembut oleh riak gelombang air saat sinar matahari menyentuh bebatuan yang berada di dasar kolam tempat berhentinya air. Oleh karena itulah, masyarakat sekitar percaya bahwa air terjun Moramo ini adalah tempat pemandian para bidadari yang turun dari kayangan.

Demikianlah ulasan mengenai keindahan air terjun Moramo. Semoga bisa bermanfaat dan menambah daftar tujuan wisata bersama keluarga tercinta. semoga kelestarian air terjun tersebut tetap bisa dijaga dan dilestarikan sebagaimana mestinya.

Wisata Eropa

Wisata Afrika

Wisata Kuliner

 
Copyright © 2014 Kumpulan Info Wisata