Indonesia kaya akan sumber daya alam yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke. Tidak heran jika wisata Indonesia banyak dikagumi dan dikunjungi para wisatawan baik dari dalam ataupun luar negri. Bukan hanya daratan Indonesia saja yang mampu menghipnotis para wisatawan, perairan pun seperti sungai-sungai dan air terjun pun juga memiliki pesona yang sangat besar.
Salah satu pesona tersebut adalah air terjun yang berada di sungai Biskori. Air terjun tersebut bernama air terjun Moramo yang terletak di Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa Kabupaten Konawe Timur, Kendari Sulawesi Tenggara.
Pada awalnya, air terjun Moramo ditemukan pada tahun 1980 oleh salah seorang transmigrasi asal pulau Jawa yang sedang berburu dan memasang jerat anoa. Namun, pada tahun 1990 tempat ini mulai digunakan sebagai tempat wisata.
Di sepanjang perjalanan menuju air terjun Moramo ini, Anda akan menemukan bentangan alam yang luas nan hijau dan diperkirakan usianya mencapai ratusan tahun. Kondisi jalan yang sangat sedikit menanjak dan licin menjadi suatu tantangan tersendiri bagi wisatawan.
Air terjun yang memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian pertingkatnya mencapai 100 meter ini meluncurkan air jernih ke setiap tingkatnya yang disertai dengan suara gemircik dan menciptakan suatu harmoni alam yang membuat suasana hati menjadi tentram.
Di samping tujuh tingkatan utama, air terjun Moramo ini memiliki 60 tingkatan kecil yang sekaligus berfungsi sebagai tempat penampungan air seperti kolam air. Dari sekian banyak kolam air tersebut, hanya satu yang bisa dimanfaatkan untuk berenang, yakni kolam air yang yang terleak di tingkat ke dua dari tujuh tingkatan utama air terjun Moramo.
Konon air terjun Moramo yang terlatak di sungai Biskori ini dipercaya menjadi tempat mandinya para bidadari yang turun dari kayangan. Selain itu, di kawasan letaknya air terjun Moramo ini juga merupakan habitat yang ideal bagi beraneka burung, kupu-kupu bewarna warni, dan satwa lainnya. Tentu saja keindahan panorama alam, air terjun, kicauan burung yang bersahutan dan berpadu dengan tarian kupu-kupu menjadi daya tarik kawasan air terjun Moramo ini.
Pesona lain yang diberikan oleh air terjun ini adalah bebatuan yang membentuk tingkatan. Meskipun terus dialiri air, batu tersebut tidak licin, sehingga para wisatawan yang berkunjung ke lokasi dapat mendaki sampai ke puncak. Bebatuan itu akan lebih memperlihatkan pesonanya ketika sinar mentari dapat menyentuhnya.
Bebatuan tersebut akan memancarkan kilauan warna-warni yang didominasi oleh warna hijau yang begitu indah. Warna-warni tersebut juga terllihat menari-nari ketika dibuai lembut oleh riak gelombang air saat sinar matahari menyentuh bebatuan yang berada di dasar kolam tempat berhentinya air. Oleh karena itulah, masyarakat sekitar percaya bahwa air terjun Moramo ini adalah tempat pemandian para bidadari yang turun dari kayangan.
Demikianlah ulasan mengenai keindahan air terjun Moramo. Semoga bisa bermanfaat dan menambah daftar tujuan wisata bersama keluarga tercinta. semoga kelestarian air terjun tersebut tetap bisa dijaga dan dilestarikan sebagaimana mestinya.
Salah satu pesona tersebut adalah air terjun yang berada di sungai Biskori. Air terjun tersebut bernama air terjun Moramo yang terletak di Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa Kabupaten Konawe Timur, Kendari Sulawesi Tenggara.
Pada awalnya, air terjun Moramo ditemukan pada tahun 1980 oleh salah seorang transmigrasi asal pulau Jawa yang sedang berburu dan memasang jerat anoa. Namun, pada tahun 1990 tempat ini mulai digunakan sebagai tempat wisata.
Di sepanjang perjalanan menuju air terjun Moramo ini, Anda akan menemukan bentangan alam yang luas nan hijau dan diperkirakan usianya mencapai ratusan tahun. Kondisi jalan yang sangat sedikit menanjak dan licin menjadi suatu tantangan tersendiri bagi wisatawan.
Air terjun yang memiliki tujuh tingkat dengan ketinggian pertingkatnya mencapai 100 meter ini meluncurkan air jernih ke setiap tingkatnya yang disertai dengan suara gemircik dan menciptakan suatu harmoni alam yang membuat suasana hati menjadi tentram.
Di samping tujuh tingkatan utama, air terjun Moramo ini memiliki 60 tingkatan kecil yang sekaligus berfungsi sebagai tempat penampungan air seperti kolam air. Dari sekian banyak kolam air tersebut, hanya satu yang bisa dimanfaatkan untuk berenang, yakni kolam air yang yang terleak di tingkat ke dua dari tujuh tingkatan utama air terjun Moramo.
Konon air terjun Moramo yang terlatak di sungai Biskori ini dipercaya menjadi tempat mandinya para bidadari yang turun dari kayangan. Selain itu, di kawasan letaknya air terjun Moramo ini juga merupakan habitat yang ideal bagi beraneka burung, kupu-kupu bewarna warni, dan satwa lainnya. Tentu saja keindahan panorama alam, air terjun, kicauan burung yang bersahutan dan berpadu dengan tarian kupu-kupu menjadi daya tarik kawasan air terjun Moramo ini.
Pesona lain yang diberikan oleh air terjun ini adalah bebatuan yang membentuk tingkatan. Meskipun terus dialiri air, batu tersebut tidak licin, sehingga para wisatawan yang berkunjung ke lokasi dapat mendaki sampai ke puncak. Bebatuan itu akan lebih memperlihatkan pesonanya ketika sinar mentari dapat menyentuhnya.
Bebatuan tersebut akan memancarkan kilauan warna-warni yang didominasi oleh warna hijau yang begitu indah. Warna-warni tersebut juga terllihat menari-nari ketika dibuai lembut oleh riak gelombang air saat sinar matahari menyentuh bebatuan yang berada di dasar kolam tempat berhentinya air. Oleh karena itulah, masyarakat sekitar percaya bahwa air terjun Moramo ini adalah tempat pemandian para bidadari yang turun dari kayangan.
Demikianlah ulasan mengenai keindahan air terjun Moramo. Semoga bisa bermanfaat dan menambah daftar tujuan wisata bersama keluarga tercinta. semoga kelestarian air terjun tersebut tetap bisa dijaga dan dilestarikan sebagaimana mestinya.

Posting Komentar